Kamis, 21 Juni 2012

I and Hijab

Saya mulai memakai hijab untuk kegiatan sehari hari ketika awal masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Bukan karena SMP saya mewajibkan siswi nya memakai hijab, tetapi memang dari diri saya mengharuskan saya menggunakan hijab untuk keseharian saya.
Saya hidup dalam keluarga yang beragama islam yang kuat. Ibu dan kedua kakak perempuan saya pun semua menggunakan hijab. Dan sejak kecil saya sudah dinasehati bila wanita sudah mengalami haid maka wajib bagi wanita tersebut untuk menutup semua aurotnya. Semua tubuh seorang wanita itu aurot kecuali wajah dan telapak tangan. Berbekal dalil tersebut (maav saya lupa khadist riwayat siapa) dalam diri dan hati saya sudah tercetak apabila masuk ke SMP harus memakai hijab walau saya belum haid. Toh pada akhirnya di SMP juga saya mendapatkan haid pertama saya. Hehe.

Waktu itu masih bisa terhitung dengan jari siswi yang menggunakan hijab. Tapi ya saya PeDe saja!! Buat apa kita harus malu?? Kita menetapi perintah Allah Rasul kenapa harus malu?? Banyak sekali yang bertanya kepada saya ketika itu "klo dirumah kamu apa pake jilbab/hijab?", "apa nggak gerah pake jilbab?", ya semacam itu pertanyaan-pertanyaan teman saya waktu itu. Dengan mantap saya jawab "iyah donk dirumah harus pake hijab, nggak gerah kok pake jilbab itu, lama-lama ya biasa aja kaya kita biasa pake baju".

Dulu hijab masih konvensional, hanya model jilbab segi empat atau jilbab langsungan biasa. Tapi sekarang hijab telah menjadi sebuah daya tarik tersendiri dengan banyaknya berbagai model jilbab yang trendi, stylish dan bergaya. Sekarang pun banyak yang memakai hijab. Ya Alhamdulilah sekarang banyak wanita islam/muslimah yang memakai hijab.

Tapi, jangan sampai kita berniat untuk menggunakan hijab karena sedang tren atau biar kelihatan modis. Kenapa?? Bila kita mengerjakan sesuatu amalan tanpa ada niat karena Allah di hati kita, amalan kita hanya sia sia belaka, tidak mendapatkan pahala. Harus kita mengerti, menutup aurot merupakan perintah dari Allah dan Rosullullah.

Dan semoga mereka yang telah berjilbab bisa mempertahankan islam dan hijab sampai akhir hayatnya.
AMIN

Published with Blogger-droid v2.0.5

5 komentar:

  1. kalo di sekolahku, lebih banyak yang pake jilbab daripada yang nggak berjilbab meski sekolah itu sekolah negeri...

    BalasHapus
  2. saya SMP delapan tahun yang lalu dek,, dulu jarang yg pake jilbab,, klo sekarang ya jgn ditanya lagi, dimana mana sudah banyak cewe berjilbab,,

    BalasHapus
  3. Kalo dulu berhijab cuma merk anak pesantren. Sekarang wanita berhijab bisa dijumpai pada banyak muslimah di Indonesia :)

    BalasHapus
  4. lbih enak liat org bejilbab ama kuntilanak dri pada liat anak girlband jman skrg...
    Ente tau sndiri alasannya, naudzubillah

    BalasHapus
  5. saya juga udah mulai berjilbab dari smp, awalnya sih karena tuntutan di pesantren tapi lama2 saya melakukannya dengan ikhlas, kalo nggak pake jilbab itu rasanya seperti telanjang di depan umum

    BalasHapus