Rabu, 02 Mei 2012

KISAH JURAIJ

Juraij seorang ahli ibadah yang membuat suatu sauma'ah (biara) untuk ibadahnya, maka pada suatu hari ibunya datang memanggil padanya sedangkan ia sedang sholat, maka ia berkata (dalam hati) "Tuhan itulah ibuku dan kini saya sedang sholat" maka ia melanjutkan sholatnya maka pulanglah ibunya, kemudian esok harinya ibunya datang kembali diwaktu Juraij juga sedang sholat, sehingga tidak menyambut panggilan ibunya kemudian datang yang ketiga kalinya Juraij juga sedang sholat, maka ia memanggil "Hai Juraij!!!" tetapi Juraij tidak menyambut ibunya hanya berdo'a "Tuhanku, itulah ibuku dan ini sholatku".

Sehingga marahlah ibu Juraij dan berdo'a "Ya Allah, jangan dimatikan ia sehingga ia melihat wajah perempuan pelacur".  Juraij memang terkenal benar sebagai seorang 'Abid (seorang ahli ibadah) diantara orang Bani Israil, sehingga terjadi seorang wanita pelacur yang terkenal kecantikannya berkata "Saya dapat menggugurkan ibadah Juraij". Maka pelacur itu berusaha merayu Juraij dengan segala daya penariknya, tetapi ternyata bahwa Juraij tidak dapat tergoda olehnya, sehingga jengkel si pelacur itu, maka ia bercinta dengan seorang gembala yang tidak jauh dari biara Juraij. Sehingga ia hamil dari penggembala itu.

Ketika lahir bayi dari kandungannya ia berkata "Ini anak dari hasilnya Juraij". Maka ketika orang orang mendengar hal itu, mereka segera pergi ke biara Juraij, dan memaksa Juraij turun dari biaranya kemudian biara itu dihancurkan oleh semua orang orang yang datang kemudian mereka memukuli Juraij.

Maka Juraij bertanya "Mengapa kalian berbuat demikian? Apa sebab ini semua?" Mereka menjawab "Kamu telah berzina dengan pelacur ini, sehingga lahirlah seorang bayi". Juraij berkata "Dimanakah bayi nya?". Maka dibawa bayi itu kepada Juraij, Kemudian Juraij berkata "Lepaskanlah saya dulu untuk sholat". Dan sesudah selesei sholat Juraij mendekati bayi itu dan menekan dengan jarinya sambil berkata "Siapakah Ayahmu?" bayi itu menjawab "Si fulan, si penggembala itu".

Dan ketika mereka mendengar keterangab bayi itu kembali mereka mencium dan memeluk Juraij sambil berkata "Apakah kami harus mengganti biaramu dengan emas?" Juraij menjawab "Tidak. Kembalikan saja seperti sediakala".

Maka bergegaslah mereka membangun biara Juraij yang telah mereka hancurkan itu.

(HR. Bukhari Muslim)


Published with Blogger-droid v2.0.4

4 komentar:

  1. Cerita penuh hikmah tentang keteguhan =)
    Subhanallah...

    BalasHapus
  2. wahhh, bagus sekali ceritanya, sangat memotivasi nih :)

    BalasHapus
  3. yupz!! betul banget....cerita diatas diambil dari Al Khadist Riwayat Bukhari dan Muslim

    BalasHapus