Selasa, 27 Maret 2012

Telaga Sarangan dan Air Terjun Tersembunyi

Horaaaaaaaaaaaaiiiiiii
Akhirnya bisa sedikit refreshing waktu long weekend kemarin. Hohoho.



Telaga Sarangan terletak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kalau dari arah Solo lewatnya sih Karanganyar terus Tawangmangu terus pokoknya nyampe Magetan (maaf deh nggak bisa mendetail jalannya). Selama perjalanan menuju kesana, kalian nggak bakalan rugi deh! Banyak banget pemandangan yang bisa bikin mata segar dan otak relax. Hihi...

Informasi ajah nih, untuk masuk ke kawasan Telaga Sarangan ditarik tarif retribusi. Pas nya aku nggak tau. Curcol nih ye, waktu itu aku datangnya pagi pagi banget jadi nyelonong ajah pas lewat tempat penarikan tarifnya. Wkwkwk...
Kalau kalian mau nginep gitu nggak usah khawatir. Disini banyak hotel, villa, penginapan gitu lah. Tarif sih beragam, ada yang murah sekitar Rp 50,000 atau yang mahal sekitar Rp 300,000. Kalau villa kisaran harga Rp 600,000. Kalu nggak pake nginep juga nggak apa apa. Seharian dari pagi mpe sore dipuas puasin juga boleh, kaya aku.(⌒▽⌒)
Di sini kalian bisa berkeliling telaga via speedboat, bebek-bebek an, atau kuda, kalau mau jalan kaki juga asyik.
Kalo mau naik speedboat biasanya dikasi pilihan untuk satu kali putaran Rp 35,000 atau tiga kali putaran Rp 100,000.
Tarif untuk bebek-bebek an aku nggak tauk (´_`).
Ingin bersensasi naik kuda? Tarifnya Rp 40,000. Kadang kita ditawarin Rp 100,000 keliling telaga plus dianterin ke air terjun dan fasilitas nya ditungguin.
Ini nih yang asik, JALAN KAKI. Nggak dipungut biaya, kita bisa bersantai menikmati pemandangannya. O(≧∇≦)O




Awalnya aku nggak percaya disini ada air terjun nya. Tapi ditawarin mulu ama penarik kuda terus sama tukang ojek juga. Mungkin karena udah muncul roh penasaran pada diri saya, maka ok deh lets go to the waterfall. Wkwk (´∀`)♡
Saya kesana naik ojek. Cuman Rp 10,000 berdua, tapi ojeknya berhenti di sebuah desa nggak nyampe langsung ke air terjunnya. Dari desa itu (nggak tau apa nama desanya, nggak nanya sih). Gue kirain sih deket dari desa k air terjunnya. Tp masya allah!!! Perjalanan panjang berliku dan berlenggok naik turun. Tp sepanjang perjalanan sih tetap disajikan pemandangan gunung, lembah, bukit. Di kiri kanan banyak sayur mayur sedang ditanam. Kita nggak boleh lah asal ambil, tanah disini milik penduduk desa setempat. Mereka juga membayar pajak bumi dan bangunan. Para penduduk disini pas panen sayurannya diambil pengepul.
Lanjut ke air terjun. Saran ajah ya, bawa makanan dan minuman. Soalnya disana jarang pedagang. Bawa uang jangan utuh 100000 an. Bawa sepuluh ribuan gtu. Susah mau cari uang kembalian. Siapkan tenaga, kalo uda ada tanda tanda sakit jangan ke air terjun deh. Perjalanannya menguras tenaga dan semangat. Hihihi
Oh iya lupa, mau liat air terjunnya tuh nggak gratis 100% lah. Dekat sarangan di gapura menuju ke desa dikenai Rp 5000. Nyampe di desa dikenai Rp 1000. Terus jalan lagi nyampe bendungan kena lagi Rp 1000.
Ada pemandu nya juga. Rata rata sih para penduduk desa sekitar situ. Kemarin saya dipandu sama mbah mbah gtu. Ampun tenaganya kuat lah. Padahal jalannya bikin mampus. Tapi mbah nya kaya nggak kehabisan tenaga. Saluut.
Diatas air terjun ada sumber air nya. Tapi aku nggak kesana. Capek.

Mumtaz scarf
Unbranded clothes and skinny jeans
Collete flat shoes

4 komentar: