Rabu, 28 Maret 2012

Cerita Horor Malam Senin Pahing

Malam itu keponakan saya (anak kakak perempuan saya), Dika menginap di rumah saya. Karena Dika tidak mau tidur di kamar. Maka Dika, ibu, dan ayah tidur di depan teve. Dika dan ibu tidur di kasur, dan ayah tidur di kursi malas. Saya ya tidur di kamar saya sendiri, nggak ada firasat apa apa. Nggak tahu jam berapa, ayah mendengar suara tangisan anak kecil di kamar samping teve. Ayah mengira kalau itu tangisannya Dika. Ayah melihat pintu kamar pun seolah olah terbuka. Refleks ayah pun berlari menuju ke kamar untuk menyelamatkan Dika (insting orang tua gitu). Nyampe kamar di pegang itu 'dika' yang nangis. Nggak tahu gimana detailnya, nggak sengaja katanya ayah ngeliat di kasur tempat Dika tidur. Dan...

Jeng jeng jeng...

Dika sedang bobok manis di kasur sama ibuku. Sontak 'dika' jadi jadian dilepas ama ayah, dan 'dika' jadi diam gitu. Ayah berdiri mau keluar kamar, tapi sama 'dika' dipegang kaki ayahku. Singkatnya pokoknya ayah sudah keluar kamar dan baca alquran.

Dulu saya juga pernah ngalamin kya gtu. Tapi dalam mimpi sih, ayah ku ada dua. Aku kaget terus kebangun dengan keringat dingin dan gemetaran.

Aku percaya kalau ada alam gaib. Jin kan makhluk buatan Allah juga. Dan kita sebagai umat islam harus percaya pada hal hal gaib. Tapi aku nggak percaya sama kuntilanak, pocong, genderuwo. Menurut saya mereka itu adalah jin yang menjadi begituan, karena rasa takut dari manusia itu sendiri.

Tunggu deh! Apa hubungannya cerita ama statement saya ini??? Sering banget nulis nggak nyambung kaya gini. Hahaha

4 komentar:

  1. weww serem euyy..kalau aku jadi ayah kamu udah pingsan duluan kali :)
    hahhaha
    hemm, makhluk seperti itu memang selalu ada kok sekeliling kita..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener kak, mereka kan nggak terlihat oleh manusia..

      Hapus
  2. sereemmm....hiiiiii ngeri sendiri bacanya!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah nih. untung aku nggak ngalamin sendiri.

      Hapus